Friday, September 25, 2009

hanya kenangan

kenangan yang telah berlalu mungkin masih kuingat jelas di benakku. aku bisa saja tersenyum, atau malah menangisi kenangan ini. aku tau semua ini telah terjadi, dan aku gak tau harus berbuat apa untuk membuatmu kembali.

aku merasa putus asa, saat ku tahu kau memberi harapan kepadanya yang menghampirimu. tapi aku punya kenangan ini. sesuatu yang akan membuatku kuat dan bertahan unutk tetap berada di sisimu.

aku dulu pernah berharap, dengan semua kenangan ini, aku bisa lebih hebat daripada mereka di matamu. aku tau aku bisa karena aku memiliki kenangan ini.

tapi tak terpikirkan olehku, seberapa pentingnya kenangan ini bagiku.

aku membiarkan mereka menodai kenangan kita dulu, dan itu menghancurkan semangatku. di saat aku mulai tuk berdiri kembali dan mencoba untuk tegar, betapa pedihnya saat ku tau kau tak lagi melihatku di sisimu.

aku ngga lebih tangguh sedikit pun, meskipun aku memiliki kenangan ini.
dan yang bisa aku lakuakan adalah menyesal, memarahi diri sendiri, dan terus menyesal.

harusnya aku percaya kamu, lebih dari siapa pun.
harusnya aku tak membiarkan mereka menodai kenangan kita!

dulu segalanya terasa indah. aku tak pernah sedikit pun memikirkan apa yang akan terjadi, pada kita, setelah aku melakukan ini semua.
yang ku tau, aku hanya akan merasa bahagia jika ku di sisimu selalu.

jika ku ingat kembali, rasanya sudah lama banget teakhir aku menangisimu. aku uda gak pernah lagi mengingatmu, apalagi menangisimu. aku terlanjur sakit, dan perih ini takkan bisa hilang kecuali karena mu.
aku cuma ingin kamu tau apa aku rasa -selama ini- ke kamu. itu aja kok.

aku ingin mengucapkan ribuan kata sayang ke kamu, cuma ke kamu.

aku tau tak semudah ini ku bisa mendapatkanmu. aku mungkin hanya bisa berada di sampingmu, meskipun hatimu tak termiliku olehku.

tapi di sini aku terus berharap, bersama kenangan ini, bisa membuatmu kembali padaku. dan kita akan melewati hari bersama lagi seperti dulu.

kini aku tau, semua ini hanyalah harapan kosongku.
sampai sekarang, aku masih merasakan sesal itu.
aku masih memiliki luka di hati, yang ingin ditangisi.
aku masih memiliki kenangan yang harusnya ku 'lupakan'.

tapi aku akan pasrah dan rela,
kalau sekarang kamu bener-bener melupakan aku.
meskipun di dalam hati kecilku, aku tak mau terpisah denganmu.

tapi ketahuilah.
bagiku, akan tetap kuingat dengan jelas semua kenanganku, saat bersamamu dulu . . .

No comments: