In this photo :
(kiri-kanan) Karlita, Neny Aryani, dan aku-lupa-siapa
Dan yang cuma terlihat kepalanya doang itu (sepertinya sih) Hana
Foto di atas mengingatkan saya pada........sanggar yang berantakan sekali, walau sebenarnya sih, tanpa kita berantakin, sanggar udah terlihat berantakan. Karena ruangannya yang gelap, tempat yang sempit, dan barang-barang yang gak sesuai kalo dimasukin ke tempat sempit seperti itu. Belum lagi kaca sanggar yang bolong-bolong (karena pecah), dan lampu yang redup. Dan barang-barang yang tidak berkepramukaan yang ada di mana-mana. Dan belum lagi penghuninya. (Paragraf ini cukup membuat saya mengenang sanggar yang lama).
Tapi yang penting sekarang udah bagus kan?! YEY! Meskipun terlihat bukan seperti sanggar (karena lebih terang), dan lebih sempit.
Balik lagi ke foto.
Sepertinya itu beberapa hari sebelum LT II (dan itu MEMANG beberapa hari sebelum LT II). Kita (56) asik jahit menjahit TKK di baju dan di selempangan. Saya lupa apa yang dikerjakan oleh 55. Sepertinya sih melengkapi admin. Ngga tau ah, lupa!
Pokoknya waktu itu sanggarnya berantkan banget. Aku juga inget waktu mau LT II, kita beresin sanggar mati-matian.
Dan saya sadar, waktu seperti itu nggak bakal pernah terjadi lagi pada saya.
Lihat betapa saya merindukan hal-hal seperti itu. Tentang Argowulas.
![]() |
| Karlitaaaa! Please comeback! |
PS : saya juga kangen banget sama Karlita. Beberapa hari yang lalu mama saya tanya-tanya tentang, dan sedikit mengingat, Karlita. Saya hanya bilang iya (dengan jujur dan tulus) waktu mama bilang Karlita itu hebat ya, pinter, ramah. Nguasai medan banget. Cocok jadi preman. Ya, saya juga setuju (dengan tulus) waktu mama bilang yang terakhir itu.

No comments:
Post a Comment